PERAN LEMBAGA KEUANGAN INFORMAL TERHADAP PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA INFORMAL

Winanto, Asis Riat and Rapini, Titi (2014) PERAN LEMBAGA KEUANGAN INFORMAL TERHADAP PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA INFORMAL. EQUILIBRIUM: Jurnal Ilmiah Bidang Ekonomi, 9 (1). pp. 1-9. ISSN P-ISSN: 2355-0228, E-ISSN: 2502-8316

[img] Text
2. Jurnal Peran Lembaga Keuangan Informal Terhadap Pemberdayaan Kelompok Usaha Informal.pdf

Download (972kB)
[img] Text
2. Plagiasi Peran Lembaga Keuangan Informal Terhadap Pemberdayaan Kelompok Usaha Informal.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://journal.umpo.ac.id/index.php/ekuilibrium/a...

Abstract

Pemberdayaan usaha sektor informal tidak terlepas dari keperluan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pembiayaan usaha tersebut. Tersedianya kredit yang memadai dapat menciptakan pembentukan modal bagi usaha rakyat sehingga dapat meningkatkan produksi, pendapatan dan menciptakan surplus yang dapat digunakan untuk membayar kembali kredit yang diperoleh dalam melakukan pemupukan modal. Faktor utama yang menjadi permasalahan pokok bagi para pelaku usaha sector informal adalah masalah yang berkaitan dengan kebutuhan akan pembiayaan, darimana sumber dan lain sebagainya. Diungkapkan bahwa untuk mengatasi masalah pembiayaan ini, masih banyak para pedagang yang cenderung lebih meminjam ke paguyuban, arisan RT, kelompok yasinan, arisan PKK, ataupun kegiatan yang lain. Dengan melakukan pinjaman seperti ini, mereka bisa menambah modal untuk usahanya meskipun tidak sesuai dengan jumlah yang diharapkan, yang artinya adalah mereka mengakui bahwa pembiayaan dengan model ini masih jauh dari harapan atau masih mengalami kekurangan dibandingkan secukupnya adanya keterbatasan dana dari perkumpulan/paguyuban yang diikuti. Alternatif lain yang biasanya juga dilakukan oleh para pelaku usaha sector informal adalah dengan meminjam kepada Bank Tithil. Bank Tithil adalah sebutan bagi pinjaman yang dilakukan oleh rrenteneir. Meskipun dengan bunga yang lebih tinggi dibanding dengan bunga lembaga keuangan formal, tetapi para pelaku usaha sector informal memilih model ini karena menganggap model ini lebih efektif, karena lebih murah, lebih cepat dan tidak ada biaya ekonomi lain yang harus dikeluarkan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Lembaga keuangan sector informal, pemberdayaan, kelompuk usaha sector informal
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Faculty of Economic
Depositing User: Library Umpo
Date Deposited: 30 Dec 2022 04:03
Last Modified: 30 Dec 2022 04:03
URI: http://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/10747

Actions (login required)

View Item View Item