Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (Tai) Kelas Viii Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 5 Pulung Tahun Pelajaran 2013/2014

Tantot, Hermid (2013) Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (Tai) Kelas Viii Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 5 Pulung Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

[img]
Preview
Text
jkptumpo-gdl-hermidtant-424-1-abstrak,-d.pdf

Download (553kB) | Preview

Abstract

Pembelajaran Pkn adalah suatu proses atau kegiatan guru mata pelajaran Pkn dalam mengajarkan Pkn kepada para siswanya, yang di dalamnya terkandung upaya guru untuk menciptakan suasana dan pelayanan terhadap kemampuan, potensi, minat, bakat dan serta membentuk karakter siswa. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai maka, pembelajaran Pkn haruslah berlangsung dengan melibatkan siswa secara penuh, dalam artian pembelajaran berlangsung dengan efektif dan menyenangkan. Namun kenyataan yang ada di MTs Muhammadiyah 5 Pulung khususnya kelas VIII, pembelajaran masih terpusat pada guru. Sehingga kreatif siswa dalam proses belajar mengajar masih kurang, salah satu dampak yang ditimbulkan akibat kreatif siswa kurang adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap Pkn. Pemahaman yang rendah mengakibatkan hasil belajar rendah juga. Pembelajaraan kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualization) merupakan model pembelajaran yang mengkombinasikan keunggulan pembelajaran kooperatif dan pembelajaran individual. Semua anggota kelompok bertanggung jawab atas keseluruhan jawaban sebagai tanggung jawab bersama. Siswa dibagi kedalam kelompok-kelompok kecil (4-5 siswa) yang heterogen, kemudian siswa diberi soal untuk dikerjakan bersama kelompoknya, tetapi sebelum dikerjakan dengan kelompoknya soal dikerjakan secara individu terlebih dahulu. Siswa yang sudah bisa tugasnya memberikan bantuan kepada anggota kelompoknya yang belum bisa. Guru juga memberikan bantuan kepada siswa yang membutuhkan secara individu. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa dan tes. Aktivitas siswa pada setiap siklus termasuk kedalam kategori efektif, selain itu juga pada setiap siklusnya selalu terjadi kenaikan. Keefektifan aktivitas pembelajaran didasarkan dari persentase waktu ideal yang telah ditetapkan dengan toleransi 5 %. Dari hasil evaluasi yang diperoleh rata-rata hasil prestasi siswa mengalami peningkatan dari tiap siklus. Pada siklus yang terakhir siswa yang mendapatkan nilai > 70 sebanyak 91,30%, dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79,13. Dari hasil evaluasi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penelitian dapat dikatakan berhasil karena lebih dari 85 % siswa mencapai nilai standar ketuntasan Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tetapi perlu diupayakan model-model pembelajaran yang lebih inovatif lagi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Departement of Teacher Training and Education > Department of Civic Education
Depositing User: Very Setiawan
Date Deposited: 06 Sep 2016 06:48
Last Modified: 06 Sep 2016 06:48
URI: http://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/2103

Actions (login required)

View Item View Item