STUDY KOMPARASI BEKAM BASAH DAN KERING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Di Griya Sehat Holistik Keraton Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan

PUTRA AINUR ROFIQ, ERVAN (2016) STUDY KOMPARASI BEKAM BASAH DAN KERING TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Di Griya Sehat Holistik Keraton Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan. Skripsi thesis, Universitas Muhammdiyah ponorogo.

[img]
Preview
Text
Halaman Depan.pdf

Download (503kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB 1.pdf

Download (207kB) | Preview
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (311kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (235kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (261kB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (98kB)
[img]
Preview
Text
Daftar pustaka.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
Lampiran 1&2.pdf

Download (963kB) | Preview
Official URL: http://library.umpo.ac.id

Abstract

Penyakit hipertensi berkembang secara perlahan, tetapi secara potensial sangat berbahaya. Pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan terapi non farmakologis yaitu dengan bekam. Jenis bekam ada dua yaitu bekam basah dan kering. Metode bekam basah tersebut dapat menurunkan tekanan darah dengan mengalirkan hormon endorfin, enkafalin, dan akan dilepaskan beberapa zat yang dapat menurunkan tekanan darah. Bekam kering dapat menurunkan tekanan darah dengan meningkatkan nitrit oksida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan terapi bekam basah dan kering terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Griya Sehat Holistic Maospati. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experiment. Populasi penelitian ini adalah penderita hipertensi yang melakukan terapi bekam di griya sehat holistic dengan jumlah sampel 16 bekam basah dn 16 bekam kering. Pengumpulan data dengan mengukur tekanan darah pasien bekam. Dari hasil penelitian ini terdapat perbedaan penurunan tekanan darah antara bekam basah dan kering. Rata-rata penurunan bekam basah 10,6 mmHg dan bekam kering 2,8 mmHg. Menunjukkan bahwa ada perbedaan antara bekam basah dan kering terhadap penurunan tekanan darah. Terapi bekam dapat dijadikan tindakan keperawatan non farmakologis yang dilakukan perawat untuk menurunkan tekanan darah pasien hipertensi secara mandiri. Direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya agar menindaklanjuti penelitian tentang bekam yaitu perbedaan bekam basah menggunakan lancet dan sayatan terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kata kunci : Hipertensi, Terapi bekam basah dan kering

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Health Sciences > Departement of Nursing D3
Depositing User: Ahdani Subhan
Date Deposited: 06 Oct 2016 03:44
Last Modified: 06 Oct 2016 03:44
URI: http://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/2257

Actions (login required)

View Item View Item