Peran Perawat Komunitas sebagai Health Educator dalam Meningkatkan Kewaspadaan terhadap Penyakit Tuberkulosis Paru dalam Pencapaian MDGs di Kabupaten Ponorogo

Andarmoyo, Sulistyo (2015) Peran Perawat Komunitas sebagai Health Educator dalam Meningkatkan Kewaspadaan terhadap Penyakit Tuberkulosis Paru dalam Pencapaian MDGs di Kabupaten Ponorogo. Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Peran Pemerintah, Masyarakat dan Institusi Pendidikan Kesehatan dalam Pencapaian Target MDGs dan Perencanaan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk menghasilkan Tenaga Kesehatan Berdaya Saing Global. pp. 89-96. ISSN 978-602-73545-0-0

[img] Text
Prosiding_Seminar_Kesehatan_Nasional.pdf

Download (164kB)
[img] Text
Artikel Full_Poltekes Surabaya_Revisi.pdf

Download (389kB)
Official URL: http://eprints.umpo.ac.id

Abstract

Millennium Development Goals (MDGs) adalah sebuah deklarasi milenium dengan delapan butir kesepakatan yang diharapkan tercapai kesejahteraan rakyat dan pembangunan masyarakat pada tahun 2015. Salah satu butir tujuan dari MDGs adalah memerangi HIV dan AIDS, malaria serta penyakit lainnya dimana didalamnya salah satunya adalah penyakit tuberkulosis paru. Perawat komunitas mempunyai peran yang sentral dalam penanggulangan penyakit ini salah satunya adalah peran sebagai Health Educator. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran perawat komunitas sebagai Health Educator dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tuberkulosis paru dalam pencapaian MDGs di Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Badegan dan Babadan Kabupaten Ponorogo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita baru yang dinyatakan positip menderita tuberkulosis paru pada tahun 2014. Sampel diambil dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Teknik analisis menggunakan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perawat komunitas sebagai Health Educator dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tuberkulosis paru sebagian besar 66,67% mempunyai peran baik dan selebihnya sekitar 33,33% mempunyai peran kurang baik, dengan hasil ini diharapkan perawat mampu tetap mempertahankan perannya dan mengambil posisi penting dalam masyarakat untuk memberikan pendidikan kesehatan yang dibutuhkan oleh masyarakat dan bisa menjalin kerjasama lintas sektoral dengan berbagai pihak dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tuberkulosis paru. Kata kunci: Peran Perawat Komunitas, Health Educator, Tuberkulosis Paru, MDGs

Item Type: Article
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Health Sciences
Depositing User: Library Umpo
Date Deposited: 10 Aug 2018 07:31
Last Modified: 10 Aug 2018 07:31
URI: http://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/3968

Actions (login required)

View Item View Item