STRATEGI DESTINATION BRANDING WISATA PEDESTRIAN FACE OFF JL. HOS COKROAMINOTO OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO

Nur Safira, Indah (2021) STRATEGI DESTINATION BRANDING WISATA PEDESTRIAN FACE OFF JL. HOS COKROAMINOTO OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

[img] Text (Surat Persetujuan Unggah Karya Ilmiah)
SK UNGGAH KARYA ILMIAH INDAHNS.pdf

Download (359kB)
[img] Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (852kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1.pdf

Download (184kB)
[img] Text (BAB II)
BAB 2.pdf

Download (279kB)
[img] Text (BAB III)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (162kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (79kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (129kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini berjudul Strategi Destination Branding Wisata Pedestrian Face Off Jalan HOS Cokroaminoto Oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang bagaimana strategi destination branding wisata pedestrian face off jalan Hos Cokroaminoto yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yang dilatar belakangi oleh perkembangan pariwisata yang cukup pesat serta berpengaruh dan memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan perekonomian di Indonesia. Hal ini juga yang menjadi fokus Pemerintah daerah Kabupaten Ponorogo saat membangun keanekaragaman wisata yang ada di Ponorogo. Kawasan yang sebelumnya hanya berupa jalan biasa yang menjadi salah satu pusat perbelanjaan masyarakat Ponorgo, kini dialihfungsikan menjadi destinasi wisata pedestrian dengan mem-branding kawasan tersebut. Untuk mengetahui strategi destination branding, penelitian ini dianalisis melalui teori destination branding strategy dari Morgan & Pritchard. Temuan menunjukkan terdapat lima proses dalam branding destinasi wisata yang harus dijalankan oleh pemerintah dan masyarakat. Langkah pertama, menemukan dan mengembangkan berbagai langkah dan strategi apa saja yang dapat dilakukan serta dapat dikembangkan sebuah destinasi. Tahap kedua yaitu membangun identitas merek melalui ciri khas Ponorogo yang menjadi daya tarik lalu dioptimalkan oleh pemerintah. Tahap ketiga adalah memperkenalkan produk kepada masyarakat melalui berbagai media yang ada. Tahap keempat, dengan implementasi brand melalui simbol, slogan Ponorogo Hebat. Tahap kelima, monitoring dan evaluasi dilaksanakan oleh pemerintah setempat. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa upaya destination branding tidak hanya sebagai tanggung jawab pemerintah daerah merupakan juga kontribusi dari masyarakat setempat. Masih banyak proses yang harus dilakukan pemerintah daerah Kabupaten Ponorogo agar wisata pedestrian face off Hos Cokroaminoto dapat dikenal oleh wisatawan nusantara hingga mancanegara.

Item Type: Thesis (Skripsi (S1))
Uncontrolled Keywords: Destination branding, Wisata, Brand, Pedestrian
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Faculty of Social Science and Political Science
Depositing User: fisip . userfisip
Date Deposited: 23 Aug 2021 02:11
Last Modified: 12 Oct 2021 03:43
URI: http://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/6889

Actions (login required)

View Item View Item