Pengayuh Becak Motor Melakukan Aksi Demo Bisu
Berkas Tugas Akhir
1. SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA ILMIAH_Siti Noor Ainie.pdf
1. SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA ILMIAH.pdf
Abstract
Larangan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo terkait marakanya operasional becak motor ( bentor ) di wilayah Ponorogo, ditentang ketas oleh penarik bentor. Tiada kenal lelah, hingga darah penghabisan mereka terus melakukan aksi penolakan itu dengan menggelar aksi demo berulang kali. Puncaknya adalah aksi demo bisu, dengan menutup mulut mereka dengan lakban hitam, yang digelar di depan Gedung Pemerintah Kabupaten Ponorogo atau tepatnya di Paseban Alun-alun Ponorogo, Kamis (22/10/2018).
Di lain pihak, pemerintah memberlakukan pelarangan bentor untuk untuk beroperasi di jalan protokol khususnya Kecamatan Ponorogo ( Kota) dan tawaran pemberian modal untuk yang mau buka usaha, diabaikan oleh 450 orang pebentor. Mereka tetap akan berjuang untuk dibolehkan beroperasi lagi di Kota Ponorogo, seperti sebelumnya.
UU lalulintas yang berulang kali dibeber oleh Kapolres dan Bupati Ponorogo, seakan menjadi angin lalu bagi para pemilik bentor ( becak montor) di Ponorogo. Bahkan mereka menuntut Bupati membuat Perbup atau Perda supaya bentor bisa beroperasi lagi.
Informasi Item
| Item Type | Patent |
|---|---|
| Subjects | H Social Sciences > H Social Sciences (General) J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JQ Political institutions Asia |
| Divisions | Faculty of Social Science and Political Science |
| Date Deposited | 21 Mar 2023 08:28 |
| Last Modified | 22 Jan 2025 04:06 |
| URI | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/11418 |
