Detail Tugas Akhir

PENGARUH VARIASI CORE SERAT DAUN NANAS DAN TEMPERATUR POST-CURING PADA KOMPOSIT TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN STRUKTUR MIKRO.

Priantama, Ari (2023) PENGARUH VARIASI CORE SERAT DAUN NANAS DAN TEMPERATUR POST-CURING PADA KOMPOSIT TERHADAP KEKUATAN BENDING DAN STRUKTUR MIKRO. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text (Surat Persetujuan Unggah Karya Ilmiah)
Surat Persetujuan Unggah Karya Ilmiah.pdf
Baca PDF Ukuran File (542kB)
PDF
Text (Halaman Depan)
Halaman Depan.pdf
Baca PDF Ukuran File (3MB)
PDF
Text (BAB I)
BAB I.pdf
Baca PDF Ukuran File (1MB)
PDF
Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (2MB)
PDF
Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (3MB)
PDF
Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (354kB)
PDF
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Baca PDF Ukuran File (481kB)
PDF
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (12MB)
PDF
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
Skripsi Full Text.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (25MB)

Abstract

Kemajuan industri yang pesat serta didukung berbagai inovasi yang kian banyak menggunakan material-material yang ringan dan kuat, sehingga diperlukan penelitian komposit sandwich dengan memanfaatkan serat alam yang ada. Komposit merupakan paduan antara berbagai bahan yang kemudian dibuat dengan metode Hand Lay Up sehingga menciptakan material yang mempunyai karakteristik yang ulet, ringan dan kuat tergantung pada elemen materi pengusungnya. Komposit sandwich dengan core serat daun nanas dan skin fiberglass 40% : 60% yang diproses pada temperature 70℃ selama 8 jam mendapatkan hasil rata-rata tegangan maksimal sebesar 547.721 Kgf. Sedangkan core serat daun nanas dan skin fiberglass 50% : 50% pada temperature 80℃ mendapatkan tegangan rata-rata maksimal 437.156 Kgf dan pada komposisi 60% : 40% temperatur 90℃ didapatkan rata-rata tegangan maksimal sebesar 225.882 Kgf. Selanjutnya pada tegangan terendah hasil pengujian bending pada temperature 70℃ rata-rata nilai uji bending sebesar 312.156 Kgf, pada pengujian mikro yang dilakukan dapat dilihat bahwa masih terdapat rongga yang cukup banyak pada temperatur tinggi sehingga menyebabkan nilai bending berkurang, semakin tinggi temperatur dan perpaduan serat daun nanas yang diterapkan semakin rendah nilai kekuatan bending yang dilakukan, sehingga dapat disimpulkan bahwa serat daun nanas tidak memberikan efek yang maksimal pada material komposit.
Kata Kunci : Komposit Sandwich, Post-curing, Serat Daun Nanas, Resin, Uji Bending, Uji Struktur Mikro

Informasi Item

Item Type Thesis (Skripsi (S1))
Uncontrolled Keywords Kata Kunci : Komposit Sandwich, Post-curing, Serat Daun Nanas, Resin, Uji Bending, Uji Struktur Mikro.
Subjects T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions Faculty of Engineering > Department of Machine Engineering
Date Deposited 21 Aug 2023 02:22
Last Modified 21 Aug 2023 02:22
URI https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/11951

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?