PENERAPAN PEMBERIAN MINUM HANGAT DAN BATUK EFEKTIF PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA ANAK di RUANG DAHLIA RSU DARMAYU PONOROGO
Nur Habibah, Fitria (2025) PENERAPAN PEMBERIAN MINUM HANGAT DAN BATUK EFEKTIF PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF PADA ANAK di RUANG DAHLIA RSU DARMAYU PONOROGO. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA ILMIAH.pdf
Download (314kB)
HALAMAN DEPAN.pdf
Download (717kB)
BAB 1.pdf
Download (167kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (707kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (41kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (984kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (148kB)
LAMPIRAN EDIT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
KIAN FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Proses peradangan bronkopneumonia mengakibatkan produksi secret yang bertambah dan meningkat,sehingga muncul masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif. Pemberian minum hangat dan batuk efektif dapat mengurangi penumpukan sekret dijalan nafas tersebut. Tujuan terapi ini efektif dalam mengeluarkan lendir dalam alveolus. Efek yang dinamis, hidrostatis, dan minum air hangat memiliki efek oksigenasi pada jaringan tubuh sehingga menghemat energy untuk meminimalisir kelelahan serta dapat mengeluarkan dahak yang tertahan di jalan nafas. Asuhan keperawatan dilakukan pada pasien An. A dengan diagnose medis bronchopneumonia dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif. Metode yang digunakan dengan pendekatan proses keperawatan, pengumpulan data dengan wawancara, intervensi, implementasi utama dengan pemberian minum hangat dan batuk efektif.
Pada hasil pengkajian keperawatan yang dilakukan pada pasien didapatkan data pasien mengalami sesak dan batuk serta sulit mengeluarkan dahak. Intervensi yang diberikan berupa minum air hangat dan terapi batuk efektig. Implementasi diberikan selama 5x24 jam selama pasien berapa di ruang rawat dahlia RSU Darmayu Ponorogo. Evaluasi akhir dilakukan setelah 5 hai pemberian intervensi menunjukkan pasien sudah tidak mengalami sesak, dan dapat mengeluarkan dahak secara maksimal.
Asuhan keperawatan pada pasien dengan bronkopneumonia dengan bersihan jalan nafas tidak efektif diharapkan dapat memberikan gambaran dan mengaplikasian acuan dalam melakukan asuhan keperawatan. Pemberian terapi non farmakologi dengan minum air hangat dan terapi batuk efektif dapat diberikan pada pasien bronkopneumonia dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas.
Kata kunci: Minum Air Hangat, Batuk efektif, Bronkopneumonia
| Dosen Pembimbing: | Munawaroh, Siti | 0717107001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Minum Air Hangat, Batuk efektif, Bronkopneumonia |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Faculty of Health Sciences |
| Depositing User: | fik . userfik |
| Date Deposited: | 14 Mar 2025 06:19 |
| Last Modified: | 10 Nov 2025 05:53 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/16035 |
