Analisis Yuridis terhadap keberadaan koperasi ilegal di ponorogo dalam perspektif UU No 25 tahun 1992 tentang perkoperasian
HKI (2025) Analisis Yuridis terhadap keberadaan koperasi ilegal di ponorogo dalam perspektif UU No 25 tahun 1992 tentang perkoperasian. 000971724.
Persetujuan Unggah Karya Ilmiah.pdf
Download (610kB)
halaman depan.pdf
Download (725kB)
DESKRIPSI KARYA TULIS ILMIAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (350kB) Request a copy
HKI FULL TEXT YOSTA ALDRISANI ALAMSYAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) Request a copy
sertifikat_HKI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) Request a copy
Lampiran Dokumen.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9MB) Request a copy
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan koperasi ilegal di Ponorogo dalam perspektif hukum berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen hukum, serta literatur akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi ilegal muncul akibat lemahnya pengawasan, rendahnya kesadaran hukum masyarakat, dan praktik penyalahgunaan badan hukum koperasi untuk kepentingan tertentu. Keberadaan koperasi ilegal tidak hanya merugikan anggota, tetapi juga mengganggu citra koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat. Oleh karena itu, diperlukan upaya penegakan hukum yang tegas, penguatan regulasi, serta peningkatan literasi hukum masyarakat agar koperasi dapat kembali berfungsi sesuai dengan nilai dan prinsip perkoperasian.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | 0721046004, 2106048001 |
|---|---|
| Item Type: | Patent |
| Uncontrolled Keywords: | Koperasi Ilegal, UU No. 25/1992, Ponorogo |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Laws |
| Depositing User: | fh . userfh |
| Date Deposited: | 01 Oct 2025 05:58 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 04:28 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/18406 |
