Detail Tugas Akhir

RUANG DASAR DAN MODEL PROYEKSI STEREOGRAFIK PADA GEOMETRI HIPERBOLIK

ARIANTO, FUAD (2016) RUANG DASAR DAN MODEL PROYEKSI STEREOGRAFIK PADA GEOMETRI HIPERBOLIK. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
HALAMAN DEPAN.pdf
Baca PDF Ukuran File (682kB)
PDF
Text
BAB I.pdf
Baca PDF Ukuran File (561kB)
PDF
Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (482kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (1MB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (309kB)
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Baca PDF Ukuran File (70kB)

Abstract

Geometri Non-Euclid adalah salah satu pengklasifikasian geometri yang tercipta karena usaha para matematikawan untuk membuktikan postulat kelima. Banyak matematikawan menganggap bahwa postulat kelima Euclid bukanlah postulat tetapi dapat dibuktikan dengan empat postulat lainnya. Lalu dalam geometri ini dibedakan lagi menjadi 2 macam, yaitu geometri hiperbolik dan geometri neutral. Geometri Hiperbolik ini masih berdasarkan empat postulat awal tetapi berbeda pada postulat kelimanya. Pada skripsi ini dibahas tentang ruang dasar dan model proyeksi stereografik pada geometri hiperbolik.
Pada penelitian ini digunakan metode studi literatur dengan sumber informasi data berasal dari artikel ilmiah seperti buku yang berjudul Hyperbolic Geometry,dan Euclidean and Non-Euclidean Geometries : Development and History, jurnal ilmiah yang berjudul “Hyperbolic Geometry”, dan bahan lain yang berkaitan dengan ruang dasar dan model proyeksi stereografik pada geometri Hiperbolik. Pertama-tama pada penelititan ini dibahas tentang definisi bilangan kompleks, vektor, bidang kompleks ℂ, nilai mutlak, dan konsep jarak pada ruang Euclid. kemudian, konsep bidang paruh atas dalam bidang kompleks ℂ, garis hiperbolik, dan kesejajaran garis. Kemudian dibahas tentang model proyeksi stereografik pada ℂ, dan proyeksi stereografik adalah konformal (sudut-sudut yang diawetkan).
Berdasarkan penelitian ini dapat diungkap bahwa dalam geometri hiperbolik terdapat definisi garis hiperbolik. Kesejajaran garis yang berbeda dengan konsep kesejajaran pada geometri Euclid. Lalu terdapat model proyeksi stereografik pada bidang kompleks ℂ. Karena model ini terbentuklah dua segitiga yang sebangun. Terungkap juga proyeksi stereografik adalah konformal, yaitu adanya sudut-sudut yang diawetkan karena bidang yang menyinggung suatu titik pada daerah

Informasi Item

Item Type Thesis (Skripsi)
Subjects Q Science > QA Mathematics
Divisions Departement of Teacher Training and Education > Department of Mathematics
Date Deposited 18 Apr 2016 02:23
Last Modified 18 Apr 2016 02:23
URI https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/1926

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?