PENERAPAN SENAM REMATIK PADA PASIEN RHEUMATOID ARTHRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI DI POLI PENYAKIT DALAM RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO



ANGGRAINI, DINA (2026) PENERAPAN SENAM REMATIK PADA PASIEN RHEUMATOID ARTHRITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN NYERI DI POLI PENYAKIT DALAM RSU MUHAMMADIYAH PONOROGO. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO.

Text (SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA)
SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA.pdf

Download (321kB)
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (717kB)
Text (BAB 1)
BAB1.pdf

Download (311kB)
Text (BAB 2)
BAB2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (612kB)
Text (BAB 3)
BAB3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (311kB)
Text (BAB 4)
BAB4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (539kB)
Text (BAB 5)
BAB5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (336kB)
Text (BAB 6)
BAB6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (310kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (417kB)
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
Text (FULL TEXT KIAN)
FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang
menyebabkan inflamasi pada sendi sehingga menimbulkan nyeri, kekakuan,
pembengkakan, dan keterbatasan aktivitas. Nyeri akut pada pasien RA dapat
mengganggu kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Salah satu terapi
nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan nyeri
adalah senam rematik. Senam rematik merupakan latihan fisik ringan yang
bertujuan meningkatkan fleksibilitas sendi, mengurangi kekakuan, dan
menurunkan intensitas nyeri.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses
keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, intervensi,
implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilakukan pada tanggal 12–16 Februari
2026 di Poli Penyakit Dalam RSU Muhammadiyah Ponorogo. Responden
penelitian adalah Ny. E usia 50 tahun dengan diagnosis medis Rheumatoid
Arthritis dan masalah keperawatan nyeri akut. Intervensi yang diberikan berupa
penerapan senam rematik selama 5 hari berturut-turut disertai teknik relaksasi
napas dalam dan edukasi latihan rutin. Instrumen yang digunakan yaitu Standar
Operasional Prosedur (SOP) senam rematik dan lembar observasi tingkat nyeri.
Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluh nyeri pada kedua lutut dan
lengan kanan atas dengan skala nyeri 5, terasa ngilu dan kaku terutama saat
bergerak dan pada pagi hari. Setelah dilakukan implementasi senam rematik
selama 5×24 jam, terjadi penurunan skala nyeri secara bertahap dari skala 5
menjadi skala 1. Pasien tampak lebih nyaman, kekakuan sendi berkurang, dan
kemampuan aktivitas meningkat. Pasien juga mampu melakukan senam rematik
secara mandiri.
Penerapan senam rematik terbukti membantu menurunkan nyeri akut pada
pasien RA melalui peningkatan fleksibilitas sendi, pengurangan kekakuan, dan
peningkatan mobilitas pasien. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori dan
penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa senam rematik efektif sebagai
terapi nonfarmakologis dalam manajemen nyeri pada pasien Rheumatoid Arthritis.
Kombinasi terapi farmakologis dan nonfarmakologis serta sikap kooperatif pasien
menjadi faktor pendukung keberhasilan intervensi.

Dosen Pembimbing: NURUL, SRI WAHYUNI | 070717503
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Senam Rematik, Rheumatoid Arthritis, Nyeri Akut
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Health Sciences
Depositing User: Dina Anggaraini
Date Deposited: 30 Jul 2026 01:00
Last Modified: 30 Jul 2026 01:00
URI: https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/19648

Actions (login required)

View Item
View Item