Detail Tugas Akhir

ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PRODUKSI DAN DISTRIBUSI MINUMAN KERAS OPLOSAN DI INDONESIA

Alviano, Fernanda Lucky (2026) ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PRODUKSI DAN DISTRIBUSI MINUMAN KERAS OPLOSAN DI INDONESIA. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text (Surat Persetujuan Unggah Karya Ilmiah)
SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA.pdf
Baca PDF Ukuran File (218kB)
PDF
Text (Halaman Depan)
HALAMAN DEPAN.pdf
Baca PDF Ukuran File (691kB)
PDF
Text (Bab I)
BAB I.pdf
Baca PDF Ukuran File (276kB)
PDF
Text (Bab II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (600kB)
PDF
Text (Bab III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (318kB)
PDF
Text (Bab IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (426kB)
PDF
Text (Bab V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (255kB)
PDF
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Baca PDF Ukuran File (361kB)
PDF
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (331kB)
PDF
Text (Skripsi Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT FERNANDA LUCKY ALVIANO.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (1MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis pertanggungjawaban pidana terhadap produsen dan pengedar minuman keras oplosan serta mengevaluasi efektivitas instrumen hukum Indonesia. Permasalahan utama mencakup ketidakkonsistenan penerapan ketentuan pidana, kesulitan pembuktian unsur kesengajaan dan hubungan kausal, serta hambatan struktural yang mengakibatkan lemahnya koordinasi antarlembaga. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual, serta didukung temuan empiris dari penelitian terdahulu, Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun KUHP dan regulasi sektoral memberikan dasar hukum yang memadai, implementasinya terhambat oleh rumusan tindak pidana yang umum, keterbatasan teknis dalam pengumpulan dan analisis barang bukti, serta fragmentasi kelembagaan di tingkat pusat dan daerah. Studi di Indonesia memperlihatkan bahwa minimnya kapasitas laboratorium, prosedur penyitaan yang tidak seragam, serta rantai distribusi informal yang tidak terawasi menghambat pembuktian pertanggungjawaban pidana secara optimal. Temuan internasional juga menegaskan bahwa alkohol tidak terstandarisasi sering mengandung metanol yang bersifat fatal, sehingga pembuktian ilmiah menjadi elemen kunci dalam proses penuntutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan efektivitas pertanggungjawaban pidana memerlukan harmonisasi regulasi, penguatan kapasitas forensik, dan koordinasi antarlembaga yang terintegrasi serta berbasis standar keselamatan internasional untuk mewujudkan perlindungan masyarakat secara maksimal.

Informasi Item

Item Type Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords Pertanggungjawaban Pidana, Miras Oplosan, Efektivitas Penegakan Hukum.
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Faculty of Laws
Date Deposited 04 Sep 2026 07:41
Last Modified 04 Sep 2026 07:41
URI https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/20437

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?