Detail Tugas Akhir

PENGARUH ARANG AKTIF TERHADAP ALAT PEMANAS AIR UNTUK MANDI DENGAN MEDIA PIPA TEMBAGA

HANDHOKO, SUSILO (2018) PENGARUH ARANG AKTIF TERHADAP ALAT PEMANAS AIR UNTUK MANDI DENGAN MEDIA PIPA TEMBAGA. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Halaman Depan.pdf
Baca PDF Ukuran File (1MB)
PDF
Text
BAB I.pdf
Baca PDF Ukuran File (100kB)
PDF
Text
BAB II.pdf
Baca PDF Ukuran File (938kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (511kB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (428kB)
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (265kB)
PDF
Text
Daftar Pustaka.pdf
Baca PDF Ukuran File (166kB)
PDF
Text
Lampiran.pdf
Baca PDF Ukuran File (374kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari manfaat mandi menggunakan air hangat yang dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi masalah kesehatan yang dialami oleh tubuh, dengan adanya alat pemanas air untuk mandi dengan media pipa tembaga sebagai pendukungnya. Pemanas air ini dibuat menggunakan perancangan yang sederhana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengaruh arang aktif terhadap alat pemanas air mandi dengan media pipa tembaga menggunakan tenaga surya, uji alat pemanas air tenaga surya, uji pengaruh arang aktif terhadap alat pemanas air tenaga surya.Bahwa hasil pengukuran pemanas air media pipa tembaga dengan kapasitas air 15 liter menghasilkan perubahan suhu air, dengan hasil yang diperoleh dari pengujian alat pemanas tanpa arang pada temperatur 36˚C - 37˚C suhu air 38˚C, pada pada temperatur 38˚C - 39˚Csuhu air 42˚C dan pada temperatur 40˚C - 41˚C suhu air 45˚C. Sedangkan alat pemanas menggunakan arang aktif hasil pengujian yang diperoleh pada temperatur 36˚C - 37˚C suhu air 40˚C, pada temperatur 38˚C - 39˚Csuhu air 44˚C dan pada temperatur 40˚C - 41˚Csuhu air 47˚C. Sehingga dapat diambil kesimpulan suhu terendah adaalah pada temperatur 36˚C - 37˚C suhu air 38˚C tanpa menggunakan arang aktif sedangkan suhu tertinggi adalah pada temperatur 40˚C - 41˚C suhu air 47˚C dengan menggunakan arang aktif. Hasil pengujian alat pemanas dengan media pipa tembaga menggunakan arang aktif dan tanpa menggunakan arang aktif pada temperatur 38˚C - 39˚C yaitu suhu air 42˚C dan 45˚C sesuai dengan kebutuhan air hangat untuk mandi orang dewasa suhu air 42˚C - 45˚C.

Kata kunci : Alat Pemanas Air, Tenaga Surya, Pipa Tembaga, arang aktif

Informasi Item

Item Type Thesis (Skripsi (S1))
Subjects T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions Faculty of Engineering > Department of Machine Engineering
Date Deposited 10 Oct 2018 03:02
Last Modified 10 Oct 2018 03:02
URI https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/4402

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?