FAKTOR RISIKO YANG MENYEBABKAN HIPERTENSI PADA WANITA PEKERJA PELINTING ROKOK Di Pabrik Rokok Berkah Nalami Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo

LIYON, GALRA SAPUTRA (2018) FAKTOR RISIKO YANG MENYEBABKAN HIPERTENSI PADA WANITA PEKERJA PELINTING ROKOK Di Pabrik Rokok Berkah Nalami Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

[img] Text
10. halaman depan.pdf

Download (779kB)
[img] Text
11. skripsi BAB 1.pdf

Download (428kB)
[img] Text
12. skripsi BAB 2.pdf

Download (474kB)
[img] Text
13. skrpsi BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (345kB)
[img] Text
14. skripsi BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (648kB)
[img] Text
15. skrpsi BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (498kB)
[img] Text
16. skripsi BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (343kB)
[img] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (405kB)
[img] Text
18. LAMPIRAN 1.pdf

Download (883kB)
Official URL: http://eprints.umpo.ac.id

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab angka kesakitan dan kematian tertinggi di dunia. Beberapa faktor risiko yang menyebabkan hipertensi adalah faktor usia, masa kerja, genetik, dan stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko yang menyebabkan hipertensi pada wanita pekerja pelinting rokok di Pabrik Rokok Berkah Nalami Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Sebagai variabel bebas yaitu usia, masa kerja, genetik, dan stres. Sedangkan variabel terikatnya adalah hipertensi. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cros-sectional. Jumlah populasi 80 responden dengan menggunakan tehnik Total Sampling. Analisa data menggunakan chi-square dengan SPSS versi 16.0. Dari hasil uji statistik disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia (p= 0,019, OR= 3,407), genetik (p= 0,000, OR= 13,033), stres (p= 0,001, OR= 0,060) dengan kejadian hipertensi. Dan tidak ada hubungan antara masa kerja dengan kejadian hipertensi (p= 0,300, OR= 0,616). Faktor yang paling berpengaruh dari penelitian ini yaitu genetik (p= 0,000, OR= 13,033). Bahwa subyek penelitian yang memiliki riwayat keluarga hipertensi berisiko 13 kali untuk terjadinya hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka saran bagi pekerja di pabrik rokok supaya lebih meningkatkan status kesehatan dengan lebih teratur memeriksakan kesehatannya salah satunya tekanan darah pekerja. Bagi pihak pabrik rokok untuk lebih meningkatkan kegiatan pemeriksaan berkala pada wanita pekerja yang tekanan darahnya tinggi agar pekerja lebih menjaga kesehatannya. Kata kunci: faktor risiko, hipertensi

Item Type: Thesis (Skripsi (S1))
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Health Sciences > Departement of Nursing S1
Depositing User: Editor FIK
Date Deposited: 11 Oct 2018 02:28
Last Modified: 11 Oct 2018 02:28
URI: http://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/4473

Actions (login required)

View Item View Item