HUBUNGAN LAMA WAKTU TUNGGU PELAYANAN IGD DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT AMAL SEHAT WONOGIRI



ISNAINI, FAJAR (2025) HUBUNGAN LAMA WAKTU TUNGGU PELAYANAN IGD DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT AMAL SEHAT WONOGIRI. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Text (SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA ILMIAH)
surat persetujuan unggah karya ilmiah.pdf

Download (541kB)
Text (HALAMAN DEPAN)
2 Halaman Depan.pdf

Download (897kB)
Text (BAB I)
3 BAB 1.pdf

Download (317kB)
Text (BAB II)
4 BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (389kB)
Text (BAB III)
5 BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (229kB)
Text (BAB IV)
6 BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (305kB)
Text (BAB V)
7 BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (287kB)
Text (BAB VI)
8 BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (149kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (311kB)
Text (LAMPIRAN)
10 Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
11 SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK
HUBUNGAN LAMA WAKTU TUNGGU PELAYANAN IGD DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT AMAL SEHAT WONOGIRI
Oleh: Fajar Isnaini

Lama waktu tunggu di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis pasien, termasuk tingkat kecemasan. Ketidakpastian selama menunggu pelayanan di IGD dapat meningkatkan kecemasan pasien dan berdampak pada pengalaman mereka selama menerima perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama waktu tunggu di IGD dengan tingkat kecemasan pasien di Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 95 pasien IGD yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu salah satu jenis non-probability sampling. Instrumen pengukuran lama waktu tunggu dilakukan dengan pendekatan observasi, sedangkan tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 95 responden, sebagian besar (72 responden atau 84,6%) menyatakan waktu tunggu pelayanan IGD tergolong cepat, sedangkan sebagian kecil (23 responden atau 24,2%) menyatakan waktu tunggu lama. Sementara itu, hampir setengah responden (40 responden atau 42,1%) mengalami kecemasan tingkat ringan, sedangkan sebagian kecil responden (24 responden atau 25,3%) mengalami kecemasan tingkat sedang. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara lama waktu tunggu di IGD dengan tingkat kecemasan pasien, dengan nilai p = 0,003 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa lama waktu tunggu di IGD memiliki hubungan signifikan dengan tingkat kecemasan pasien. Rumah sakit disarankan untuk memberikan pelatihan kepada staf IGD mengenai manajemen kecemasan pasien dan menyediakan informasi yang jelas selama waktu tunggu untuk mengurangi ketidakpastian pasien. Selain itu, perawat disarankan meningkatkan kompetensi komunikasi terapeutik dan mengembangkan SOP khusus untuk menangani kecemasan pasien di IGD secara terstruktur.

Kata Kunci: Instalasi Gawat Darurat, Lama Waktu Tunggu, Tingkat Kecemasan

Dosen Pembimbing: SRI WAHYUNI, NURUL and NURHIDAYAT, SYAIFUL | 0717107001, 0714127901
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Instalasi Gawat Darurat, Lama Waktu Tunggu, Tingkat Kecemasan
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Health Sciences > Departement of Nursing S1
Depositing User: fik . userfik
Date Deposited: 26 Mar 2025 02:09
Last Modified: 10 Nov 2025 03:36
URI: https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/16260

Actions (login required)

View Item
View Item