IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI PONOROGO NOMOR 21 TAHUN 2014 DI KECAMATAN NGRAYUN KABUPATEN PONOROGO (Pelaksanaan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) Di Desa Krajan Dan Baosan Lor)
Berkas Tugas Akhir
SKRIPSI BAB II.pdf
Restricted to Registered users only
SKRIPSI BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
SKRIPSI BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Dilihatdaripentingnyatanah,
rumahataubangunanuntukkehidupanmanusiaPihakKabupatenPonorogomengeluar
kankebijakandankewenangantersendiritentangprosedurpengurusan IMB yang
lebihdipermudahdenganmemberikankewenangankepadaCamatuntukmelaksanakan
pemberianIjinMendirikanBangunan (IMB) diwilayahkecamatannya yang
telahdiaturdalamPeraturanBupatiPonorogoNomor 21 tahun 2014
tentangpelimpahankewenanganbupatikepadacamatuntukmelaksanakanpemberianij
inmendirikanbangunan (IMB), yang menyatakanpenyelenggaraanpemberian IMB
danpemungutanretribusi IMB dengankriteriakeluasansampai 150 M2,
tidakbertingkat (satulantai) dangunabangunanuntukrumahtinggal. Pengurusan
IMB dikecamatandimaksudkanuntukmempermudahmasyarakatdalampengurusan
IMB bagimasyarakatdenganmempermudahprosedurpengurusannya.
Selainitumanfaatdaripengurusan IMB
secaratidaklangsungdapatmeningkatkanPendapatanAsli Daerah (PAD),
akantetapiuntuksaatinimasihbanyakmasyarakat yang
masihbelummengertidanmemahamiapaitu IMB danapakegunaansertakeuntungan
yang didapatkanjikasudahmemiliki IMB.Dalampenulisanskripsiinipenulismenggunakanpenelitiandeskriftifkualitatif
yaknisuatubentukpenelitian yang memberikangambaranmengenaiobyek yang
diamatiataufokuspenelitian.
Tujuandaridiadakannyapenelitianiniadalahuntukmengetahuiseberapajauhtingkatke
berhasilanpihakkecamatandalammengimplementasikankepadaperangkatdesadanm
asyarakatdanuntukmengetahuiseberapabesarkemauanmasyrakatuntukpengurusan
IMB
setelahdiadakansosialisasipelimpahankewenanganbupatikepadacamattentangpeng
urusan IMB yang dilakukanolehpemerintahkecamatanNgrayun.
ImplementasiPeraturanBupatiPonorogoNomor 21 tahun 2014
tentangpelimpahankewenanganBupatikepadaCamatuntukmelaksanakanpemberian
ijinmendirikanbangunan (IMB) masihbelumbisadijalankansecara optimal
karenadilapanganmasihditemukanbeberapafenomena yang
terjadiyaitukurangnyasosialisasidaripihakkecamatanmaupundaripihakperangkatke
padamasyarakatterhadapadanyapelayanan IMB di kecamatan,
sehinggakurangnyapengetahuanbagimasyarakatdalampengurusan IMB.
Selainhalitu,
kurangnyakomunikasidanpendekatanpihakkecamatankepadamasyarakatsehingga
masihbanyakmasyarakat yang belummengetahuiartidankegunaankepemilikan
IMB,
sehinggapihakkecamatanmaupunperangkatdesadiharapkanbisamemberikansosialis
asikepadamasyarakatdenganlebihbaiklagisecaraberkala.
Kata kunci :ImplementasiPeraturanBupatiPonorogoNomor 21 Tahun 2014,
Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
Informasi Item
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects | J Political Science > JF Political institutions (General) |
| Divisions | Faculty of Social Science and Political Science > Department of Government Science |
| Date Deposited | 12 Dec 2015 04:40 |
| Last Modified | 12 Dec 2015 04:40 |
| URI | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/1644 |
