PENERAPAN HYDROTHERAPI (TERAPI MINUM AIR) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH (HIPERGLIKEMIA) DI RUANG RAWAT INAP PUSKESMAS TLADAN KABUPATEN MAGETAN
Widyawati, Tantri (2026) PENERAPAN HYDROTHERAPI (TERAPI MINUM AIR) PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH (HIPERGLIKEMIA) DI RUANG RAWAT INAP PUSKESMAS TLADAN KABUPATEN MAGETAN. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO.
Pesetujuan Unggah Karya20260224_21184398.pdf
Download (336kB)
Halaman Depan.pdf
Download (1MB)
BAB I.pdf
Download (488kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (595kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (744kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (611kB)
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (568kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (575kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
KIAN FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Diabetes melitus adalah suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi akibat kalainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya. Diabetes Mellitus Tipe 2 merupakan penyakit hiperglikemi akibat insensivitas sel terhadap insulin. Kadar insulin mungkin sedikit menurun atau berada dalam rentang normal. Salah satu metode yang dapat di gunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 yaitu dengan menggunakan hydrotherapy. Hydrotherapy yaitu salah satu terapi minum air putih baik secara internal maupun eksternal, dimana air minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan.
Asuhan keperawatan pada diabetes melitus dengan hiperglikemia dilakukan di ruang rawat inap puskesmas Tladan kabupaten Magetan selama 6 hari dimulai tanggal 23 September 2025 sampai dengan 28 September 2025. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, menentukan diagnosa dan intervensi keperawatan, melakukan implementasi dan evaluasi keperawatan.
Hasil pengkajian didapatkan data subyektif yaitu pasien mengatakan lemah, lesu, mudah lelah dan pusing. Sedangkan data obyektif yaitu didapatkan kesadaran composmentis, penglihatan kabur, hasil GDS 302 mg/dl. Tindakan keperawatan yang dilakukan untuk mengatasi masalah hiperglikemia yaitu dengan melakukan hydrotherapy (terapi minum air putih). Dimana tindakan tersebut dilakukan selama 5 hari dan efektif membantu menurunkan kadar gula darah pada diabetes melitus tipe 2 dengan masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah (hiperglikemia), hal tersebut dapat dilihat dari data obyektif hasil pemeriksaan GDS di hari ke-6 mencapai 178 mg/dl .
Asuhan keperawatan pasien diabetes melitus tipe 2 dengan hiperglikemia diharapkan dapat menjadi gambaran bagi keluarga dan pasien diabetes melitus tentang pentingnya penerapan hydrotherapy pada pasien untuk membantu menurunkan kadar gula darah.
| Dosen Pembimbing: | Dwi, B | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Thesis#19008 |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Health Sciences > Departement of Nursing S1 |
| Depositing User: | fik . userfik |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 01:09 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 01:09 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/19008 |
