STUDI KOMPARATIF HASIL BELAJAR ANTARA SISWA MUKIM DAN TIDAK MUKIM DI PONDOK SERTA DAMPAKNYA DALAM MEMAHAMI PEMBELAJARAN AL QUR’AN HADIST DI SMP ISLAM AL FURQON RENGASDENGKLOK
Berkas Tugas Akhir
Surat Persetujuan Unggah Karya Ilmiah.pdf
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
TESIS FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Abstract
Siswa yang tinggal di pondok pesantren (mukim) dan siswa yang tidak tinggal di pondok (tidak mukim) memiliki pengalaman belajar yang berbeda. Siswa mukim memperoleh tambahan pembelajaran agama, pembiasaan ibadah, serta lingkungan religius yang lebih intensif dibandingkan siswa tidak mukim. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa perbedaan lingkungan belajar tersebut belum tentu menghasilkan capaian hasil belajar dan tingkat pemahaman Al-Qur’an Hadist yang sama ataupun berbeda. Kondisi ini memunculkan problem akademik mengenai sejauh mana status mukim dan tidak mukim benar-benar memengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini berujuan untuk menganalisis, memahami, dan mendeskripsikan hal-hal berikut: 1) Mengetahui hasil belajar siswa mukim dan siswa tidak mukim dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadist di SMP Islam Al Furqon Rengasdengklok. 2) Menganalisis perbedaan hasil belajar antara siswa mukim di pondok pesantren dan siswa tidak mukim pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di SMP Islam Al Furqon Rengasdengklok. 3) Mengetahui dampak status mukim dan tidak mukim terhadap tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran Al-Qur’an Hadist.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi komparatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap siswa mukim dan tidak mukim di SMP Islam Al Furqon Rengasdengklok. Analisis data dilakukan secara deskriptif-komparatif untuk membandingkan hasil belajar serta dampaknya terhadap pemahaman pembelajaran Al-Qur’an Hadits.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik siswa mukim maupun siswa tidak mukim sama-sama memperoleh hasil belajar pada kategori baik dan telah mencapai target pembelajaran yang ditetapkan sekolah. Namun, siswa mukim menunjukkan capaian yang lebih optimal pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. adanya perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok siswa. Siswa mukim memiliki tingkat pemahaman dan prestasi yang lebih tinggi karena memperoleh intensitas pembelajaran agama yang lebih besar, kebiasaan belajar yang lebih disiplin, serta pembinaan dan pengawasan yang berkelanjutan di lingkungan pesantren. Sementara itu, hasil belajar siswa tidak mukim lebih dipengaruhi oleh dukungan keluarga, lingkungan sosial, dan kebiasaan belajar di rumah. Status mukim memberikan dampak positif terhadap tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran Al-Qur'an Hadits.
Kata Kunci: Hasil Belajar; Siswa Mukim; Siswa Tidak Mukim; Al-Qur’an Hadits; Pondok Pesantren.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (S2) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords | Hasil Belajar; Siswa Mukim; Siswa Tidak Mukim; Al-Qur’an Hadits; Pondok Pesantren. |
| Subjects | L Education > L Education (General) |
| Divisions | Postgraduate Program > Master of Islamic Sudies |
| Date Deposited | 23 Oct 2026 03:55 |
| Last Modified | 23 Oct 2026 03:55 |
| URI | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/21647 |
