ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM NO. 770/Pid.Sus/2021/PN Jkt Brt DAN PUTASAN HAKIM NO. 34/Pid.Sus/2022/PT JKT



Wahyu Pratama, Fasrul (2025) ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM NO. 770/Pid.Sus/2021/PN Jkt Brt DAN PUTASAN HAKIM NO. 34/Pid.Sus/2022/PT JKT. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Text (SURAT PERSETUJUAN UNGGAH AKARYA ILMIAH)
SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA ILMIAH.pdf

Download (151kB)
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (840kB)
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (355kB)
Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (379kB)
Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (152kB)
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (318kB)
Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (144kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (150kB)
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (348kB)
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penyalahgunaan narkotika di kalangan selebritis merupakan fenomena
yang semakin marak dan menjadi perhatian masyarakat serta aparat penegak
hukum. Selebritis sebagai figur publik sering kali menjadi sorotan, sehingga keterlibatan mereka dalam kasus narkotika dapat memberikan dampak negatif
bagi penggemar dan masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
putusan hakim terhadap selebritis yang terjerat kasus penyalahgunaan narkotika
serta implikasi hukumnya.

Pokok permasalahan dalam penelitian ini meliputi bagaimana putusan
hakim dalam kasus penyalahgunaan narkotika oleh selebritis dan bagaimana
implikasi hukum dari penyalahgunaan narkotika di kalangan selebritis. Hal ini
menjadi penting karena sering terjadi perbedaan perlakuan hukum antara selebritis
dan masyarakat umum dalam kasus narkotika, yang menimbulkan persepsi
ketidakadilan dalam sistem peradilan pidana.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode yuridis normatif
dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus
(case approach). Pendekatan perundang-undangan digunakan untuk menganalisis
berbagai regulasi yang mengatur penyalahgunaan narkotika, terutama dalam
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sementara itu,
pendekatan kasus dilakukan dengan mengkaji putusan hakim dalam beberapa
kasus penyalahgunaan narkotika oleh selebritis guna melihat pola pertimbangan
hukum dalam menjatuhkan sanksi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam beberapa kasus, hakim
mempertimbangkan rehabilitasi sebagai bentuk pemidanaan alternatif bagi
selebritis yang terbukti sebagai pengguna narkotika. Namun, terdapat
inkonsistensi dalam putusan pengadilan, di mana beberapa selebritis mendapatkan
hukuman lebih ringan dibandingkan dengan masyarakat umum. Hal ini
memunculkan persepsi adanya perlakuan khusus dalam sistem peradilan.

Implikasi hukum dari penyalahgunaan narkotika di kalangan selebritis
tidak hanya berdampak pada individu pelaku, tetapi juga pada kredibilitas hukum
di mata masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih
tegas dan berkeadilan guna menciptakan efek jera serta menekan angka
penyalahgunaan narkotika. Selain itu, peran media dan edukasi hukum bagi
masyarakat juga menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan penyalahgunaan
narkotika. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi
bagi perkembangan hukum pidana serta memberikan pemahaman lebih lanjut
mengenai perlakuan hukum terhadap selebritis yang terlibat dalam kasus
narkotika.

Dosen Pembimbing: Irawan Febriansyah, Ferry and Prasetyo, Yogi | 2106048001, 0701118204
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Penyalahgunaan Nakotika, Putusan Hakim, Rehabilitasi
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Laws
Depositing User: Fasrul Wahyu Pratama
Date Deposited: 05 Nov 2025 01:44
Last Modified: 05 Nov 2025 01:44
URI: https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/17121

Actions (login required)

View Item
View Item