ANALISIS YURIDIS TERHADAP PENYELESAIAN TINJAUAN YURIDIS SENGKETA TANAH WARISAN TANPA SERTIFIKAT DI DESA BULU
Berkas Tugas Akhir
surat persetujuan unggah karya.pdf
Deskripsi HKI.pdf
Restricted to Registered users only
HKI full text.pdf
Restricted to Registered users only
Sertifikat HKI Adi Suprapto.pdf
Restricted to Registered users only
Lampiran Dokumen.pdf
Restricted to Registered users only
Abstract
Penelitian ini membahas penyelesaian sengketa tanah warisan tanpa sertifikat di Desa Bulu dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris. Permasalahan utama yang diangkat adalah ketiadaan sertifikat tanah sebagai alat bukti kepemilikan yang sah, sehingga sering menimbulkan perselisihan antar ahli waris. Penelitian dilakukan melalui studi kepustakaan terkait peraturan perundang-undangan yang mengatur waris dan pertanahan, serta wawancara dengan aparat desa, pihak Badan Pertanahan Nasional, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa tanah warisan tanpa sertifikat lebih banyak dilakukan melalui musyawarah desa dan perantara tokoh masyarakat sebelum menempuh jalur hukum formal. Mekanisme ini dianggap lebih efektif karena mampu menjaga keharmonisan sosial, meskipun memiliki kelemahan dari sisi kepastian hukum. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya pendaftaran tanah secara menyeluruh, peningkatan kesadaran hukum masyarakat, serta peran aktif pemerintah dalam memberikan kepastian hukum melalui penerbitan sertifikat tanah agar sengketa serupa dapat diminimalisasi di masa mendatang.
Informasi Item
| Item Type | Patent |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords | sengketa tanah, warisan, sertifikat |
| Subjects | K Law > K Law (General) |
| Divisions | Faculty of Laws |
| Date Deposited | 13 Oct 2025 06:30 |
| Last Modified | 05 Nov 2025 02:24 |
| URI | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/18109 |
