PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN BUBUK KAYU MANIS TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA HIPERURISEMIA DI PUSKESMAS PEMBANTU BROTONEGARAN
Berkas Tugas Akhir
SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA ILMIAH.pdf
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Abstract
ABSTRAK
PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN BUBUK KAYU MANIS TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT
PADA PENDERITA HIPERURISEMIA
Penelitian Quasy-Eksperimental di Puskesmas Pembantu Brotonegaran
Oleh: Chintya Ayu Candra Kusuma
Asam urat merupakan hasil akhir dari proses katabolisme purin yang apabila berlebihan dapat menyebabkan hiperurisemia. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri, pembengkakan, dan kekakuan pada sendi. Penatalaksanaan dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologis berupa konsumsi seduhan bubuk kayu manis yang mengandung cinnamaldehyde, yang diduga dapat menekan aktivitas enzim xantin oksidase, sehingga membantu menghambat pembentukan asam urat dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan bubuk kayu manis terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia di Puskesmas Pembantu Brotonegaran.
Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experiment dengan rancangan One group pretest–posttest. Sampel sebanyak 20 responden diambil dengan teknik purposive sampling dari populasi 83 orang. Pengukuran kadar asam urat dilakukan menggunakan alat Easy Touch GCU sesuai SOP, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test.
Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan intervensi seduhan bubuk kayu manis, seluruh responden sebanyak 20 orang memiliki kadar asam urat dalam kategori tinggi. Setelah diberikan intervensi, sebanyak 17 responden mengalami penurunan kadar asam urat, dimana 9 responden berada pada kategori normal dan 8 responden masih dalam kategori tinggi. Sedangkan 3 responden mengalami peningkatan setelah intervensi. Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test diperoleh nilai p-value sebesar 0,002 (α <0,05), yang menunjukkan terdapat pengaruh pemberian seduhan bubuk kayu manis terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita hiperurisemia di Puskesmas Pembantu Brotonegaran. Dengan demikian, seduhan bubuk kayu manis dapat dijadikan sebagai terapi tambahan bagi penderita hiperurisemia dalam membantu menurunkan kadar asam urat. Serta dapat menjadi salah satu alternaltif intervensi nonfarmakologi yang mudah diterapkan dan mendukung pengelolaan hiperurisemia secara berkelanjutan.
Kata Kunci : Seduhan Bubuk Kayu Manis, Asam Urat, Hiperurisemia
Informasi Item
| Item Type | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords | Seduhan Bubuk Kayu Manis, Asam Urat, Hiperurisemia |
| Subjects | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions | Faculty of Health Sciences > Departement of Nursing S1 |
| Date Deposited | 13 Aug 2026 00:42 |
| Last Modified | 13 Aug 2026 00:42 |
| URI | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/19860 |
