Detail Tugas Akhir

Kajian Normatif Mengenai Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Penyebaran Konten Intim Tanpa Izin (Revenge Porn) Berdasarkan Uu Ite

Lukito, Leonaldo (2026) Kajian Normatif Mengenai Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Penyebaran Konten Intim Tanpa Izin (Revenge Porn) Berdasarkan Uu Ite. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text (Surat Persetujuan Unggah Karya)
SURAT UNGGAH KARYA.pdf
Baca PDF Ukuran File (253kB)
PDF
Text (Halaman Depan)
HALAMAN DEPAN.pdf
Baca PDF Ukuran File (1MB)
PDF
Text (Bab I)
BAB I.pdf
Baca PDF Ukuran File (200kB)
PDF
Text (Bab II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (400kB)
PDF
Text (Bab III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (203kB)
PDF
Text (Bab IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (323kB)
PDF
Text (Bab V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (127kB)
PDF
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Baca PDF Ukuran File (230kB)
PDF
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (225kB)
PDF
Text (Skripsi Full)
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only
Akses terbatas: khusus staf repository Request a copy Ukuran File (1MB)

Abstract

Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, berbagai kejahatan siber, termasuk penyebaran konten intim tanpa izin atau yang sering disebut revenge porn, telah muncul. Kejahatan ini melanggar norma kesusilaan, merampas privasi dan martabat korban, dan memiliki konsekuensi psikologis dan sosial yang signifikan. Penelitian ini menganalisis pengaturan hukum tentang revenge porn dari sudut pandang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU IT). Kejahatan ini tidak hanya melanggar norma moral, tetapi juga merampas privasi dan martabat korban, serta menyebabkan kerusakan psikologis dan sosial. Studi ini melihat bagaimana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) mengatur revenge porn dan bagaimana pelaku bertanggung jawab secara pidana menurut hukum pidana Indonesia. Penelitian hukum normatif menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum primer, sekunder, dan tersier digunakan untuk melakukan analisis secara kualitatif yuridis. Hasilnya, pasal tentang muatan yang melanggar kesusilaan telah memberikan dasar hukum untuk UU ITE, tetapi belum mengatur pornografi pemukulan. Karena itu, ada ketidakpastian hukum dan perbedaan interpretasi di lapangan. Sulitnya mendapatkan bukti digital, aturan yang tumpang tindih, dan perlindungan korban yang kurang, adalah masalah yang masih menjadi tantangan bagi penegakan hukum. Makanya, perlu ada pembaruan regulasi yang lebih lengkap dan berpihak pada korban, termasuk mekanisme pemulihan serta penghapusan konten. Penelitian ini diharapkan bisa beri masukan untuk kebijakan hukum yang lebih lincah menghadapi perkembangan kejahatan siber di Indonesia.

Kata Kunci revenge porn, UU ITE, pertanggungjawaban pidana, kejahatan siber, perlindungan korban

Informasi Item

Item Type Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords revenge porn, UU ITE, pertanggungjawaban pidana, kejahatan siber, perlindungan korban
Subjects K Law > K Law (General)
Divisions Faculty of Laws
Date Deposited 26 Aug 2026 08:38
Last Modified 26 Aug 2026 08:38
URI https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/20228

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?