ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY. S MASA HAMIL SAMPAI DENGAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK MUTIARA DELIMA
Mahmudah, Arum (2026) ASUHAN KEBIDANAN CONTINUITY OF CARE PADA NY. S MASA HAMIL SAMPAI DENGAN KELUARGA BERENCANA DI KLINIK MUTIARA DELIMA. D3 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA.pdf
Download (189kB)
HALAMAN DEPAN.pdf
Download (728kB)
BAB I.pdf
Download (460kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (909kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (521kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (456kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (487kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
LTA ARUM FIX FULL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Kehamilan adalah proses alami yang dialami oleh perempuan sebagai bagian dari tahapan-tahapan dalam hidupnya. Meskipun kehamilan termasuk proses fisiologis alami, kondisi tersebut bisa berubah menjadi masalah kesehatan yang berbahaya bagi ibu dan bayi jika tidak diawasi dengan baik serta dideteksi sejak dini adanya faktor-faktor yang berisiko. Oleh karena itu, dibutuhkan Asuhan Continuity of Care (CoC), yaitu layanan kebidanan yang diberikan secara terus menerus mulai dari masa kehamilan, proses melahirkan, masa nifas, bayi yang baru lahir, hingga keluarga yang ingin berencana menghamili kembali. Tujuan dari asuhan ini adalah memberikan layanan yang lengkap dan terus memantau kondisi kehamilan serta bayi secara terus menerus agar kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi semakin meningkat. Studi kasus ini menggunakan pendekatan manajemen kebidanan berbasis 7 langkah Varney dengan pendokumentasian berupa SOAP.
Asuhan kebidanan diberikan kepada Ny. S berusia 31 tahun, usia kehamilan G2P10001, mulai tanggal 29 Januari 2026 hingga 26 Maret 2026. Selama masa kehamilan terdapat beberapa masalah, seperti turunnya berat badan, tekanan darah 132/80 mmHg yang termasuk dalam kategori prehipertensi, nyeri di bagian punggung, serta kontraksi Braxton Hicks yang bisa diatasi dengan berbagai asuhan yang diberikan. Pada usia kehamilan 41 minggu belum munculnya tanda-tanda persalinan dan berdasarkan hasil pemeriksaan USG tanggal 14 Februari 2026 menunjukkan air ketuban yang berwarna keruh, sehingga persalinan dilakukan dengan cara sectio caesarea. Bayi lahir dengan kondisi asfiksia neonatorum, yaitu bayi tidak menangis spontan dan kulit tampak kebiruan, sehingga harus dirawat di NICU selama 11 hari. Setelah pulang, bayi masih harus menggunakan NGT karena refleks menghisapnya masih lemah. Selama masa nifas, ibu merasakan nyeri di luka operasi yang perlahan sembuh setelah mendapatkan edukasi atau asuhan yang diberikan, sedangkan dalam pelayanan keluarga berencana, ibu belum bersedia menggunakan kontrasepsi.
Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan Asuhan Continuity of Care (CoC) sangat penting dalam mendeteksi dan mengatasi permasalahan sejak dini. Sehingga kondisi kehamilan postterm, persalinan sectio caesarea akibat air ketuban keruh, serta asfiksia neonatorum pada bayi dapat ditangani dengan tepat guna mendukung kesehatan dan keselamatan ibu serta bayi.
| Dosen Pembimbing: | Inna Sholicha, Fitriani and Hayun Manudyaning, Susilo | 0729018402, 0706068801 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (D3) |
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Kebidanan, Continuity of Care, Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, Keluarga Berencana |
| Subjects: | R Medicine > RG Midwifery |
| Divisions: | Faculty of Health Sciences > Department of Midwifery |
| Depositing User: | Arum Mahmudah |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 06:58 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 06:58 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/20432 |
