Mufid Sahara, 2026, Internalisasi Budaya Religius Sekolah Dalam Upaya Mengatasi Kenakalan Remaja Di Smp Negeri 1 Poncol Magetan. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Ponorogo, Pembimbing (1) Dr. Rudianto, M.Ag., Pembimbing (2) Dr. Nurul Iman, Lc, M.H.I.
MUFID SAHARA, MUFID (2026) Mufid Sahara, 2026, Internalisasi Budaya Religius Sekolah Dalam Upaya Mengatasi Kenakalan Remaja Di Smp Negeri 1 Poncol Magetan. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Ponorogo, Pembimbing (1) Dr. Rudianto, M.Ag., Pembimbing (2) Dr. Nurul Iman, Lc, M.H.I. S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
SURAT UNGGAH KARYA.PDF
Download (285kB)
HALAMAN DEPAN.pdf
Download (464kB)
BAB 1.pdf
Download (232kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (356kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (189kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (419kB)
MUFID SAHARA FULL TESIS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih maraknya fenomena kenakalan remaja di lingkungan sekolah meskipun berbagai program budaya religius telah diterapkan. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pelaksanaan program keagamaan secara formal dengan proses internalisasi nilai-nilai religius dalam diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses internalisasi budaya religius sekolah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis implikasinya terhadap upaya mengatasi kenakalan remaja di SMP Negeri 1 Poncol Magetan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Pendekatan ini dipilih untuk memahami secara mendalam proses, makna, dan dinamika internalisasi budaya religius dalam konteks alamiah di lingkungan sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi budaya religius dilakukan melalui tahapan pengenalan nilai, penghayatan, dan pengamalan yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari siswa. Proses ini berkontribusi dalam membentuk kesadaran moral dan kontrol diri peserta didik sebagai benteng terhadap perilaku menyimpang. Faktor pendukung meliputi peran guru sebagai teladan, lingkungan sekolah yang kondusif, serta pembiasaan kegiatan keagamaan. Sementara itu, faktor penghambat berasal dari latar belakang keluarga, pengaruh teman sebaya, serta kurangnya internalisasi nilai yang mendalam. Implikasi dari internalisasi budaya religius menunjukkan adanya penurunan perilaku menyimpang, peningkatan kedisiplinan, serta terbentuknya karakter religius pada peserta didik.
Dengan demikian, penguatan internalisasi budaya religius tidak hanya berfungsi sebagai program formal, tetapi sebagai strategi efektif dalam membentuk karakter dan mengatasi kenakalan remaja secara berkelanjutan.
| Dosen Pembimbing: | Dr. Rudianto, M.Ag, Rudianto and Dr. Nurul Iman, Lc, M.H.I, Iman | 1964041519960912 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S2) |
| Uncontrolled Keywords: | budaya religius, internalisasi nilai, kenakalan remaja, karakter, sekolah. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Postgraduate Program > Master of Islamic Sudies |
| Depositing User: | Mufid Sahara |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 01:32 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 01:32 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/21426 |
