Detail Tugas Akhir

ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK GASTROENTERITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RESIKO KETIDAKSEIMBANGAN ELEKTROLIT Di Ruang Delima RSUD Dr. Harjono Ponorogo

Mujasyaroh, Isnani (2019) ASUHAN KEPERAWATAN PADA ANAK GASTROENTERITIS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN RESIKO KETIDAKSEIMBANGAN ELEKTROLIT Di Ruang Delima RSUD Dr. Harjono Ponorogo. Tugas Akhir (D3) thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Halaman Depan.pdf
Baca PDF Ukuran File (613kB)
PDF
Text
BAB 1.pdf
Baca PDF Ukuran File (318kB)
PDF
Text
BAB 2.pdf
Baca PDF Ukuran File (445kB)
PDF
Text
BAB 3.pdf
Baca PDF Ukuran File (206kB)
PDF
Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (470kB)
PDF
Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (232kB)
PDF
Text
BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (313kB)
PDF
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Baca PDF Ukuran File (73kB)
PDF
Text
Lampiran Studi Kasus Isnani.pdf
Baca PDF Ukuran File (927kB)

Abstract

Gastroenteritis atau diare dapat disebabkan infeksi maupun non infeksi. Gastroenteritis atau diare infeksi dapat disebabkan virus, bakteri, dan parasit. Bakteri dalam feses menyebabkan terjadinya resikoketidakseimbangan elektrolitdikarenakan adanya transportasi air dan elektrolit yang abnormal dalam usus.Asuhan keperawatan pada anak gastroenteritis dengan masalah keperawatan di Ruang Delima RSUD Dr. Harjono Ponorogo selama 3 hari kegiatan pada bulan Juli 2019. Metode yang digunakan adalah proses keperawatan.Hasil pengkajian didapatkan bahwa anak diare 6 kali sehari pemeriksaan TTV menunjukkan N= 110x/menit, S=36,5℃ RR= 24x/menit. Sebelum dibawa ke rumah sakit pasien BAB secara terus menerus selama5 hari. Tindakan keperawatan yang dilakukan adalah memonitor status hidrasi, status cairan, memonitor berat badan pasien, dan kolaborasi pemberian obat sesuai indikasi. Hasil evaluasi yang didapat pada tanggal 19 Juli 2019 adalah pasien masih BAB 3x/hari konsisten BAB ampas, tidak cair, warna kuning, turgor kulit 2 detik. Hal ini dimungkinkan karena anak mendapatkan suplai ASI yang cukup sehingga bakteri dalam feses menurun.Asuhan keperawatan anak diharapkan dapat mengurangi diare pada anak dengan memberikan edukasi terhadap keluarga pentingnya pemberian ASI untuk mencegah diare pada anak.

Informasi Item

Item Type Thesis (Tugas Akhir (D3))
Subjects R Medicine > RT Nursing
Date Deposited 24 Jul 2020 02:35
Last Modified 24 Jul 2020 02:40
URI https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/5322

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?