Detail Tugas Akhir

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK HARIAN DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 2 PONOROGO

Wati, Novi Kusuma (2019) HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK HARIAN DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 2 PONOROGO. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
1. HALAMAN DEPAN PDF.pdf
Baca PDF Ukuran File (785kB)
PDF
Text
2. BAB I PDF.pdf
Baca PDF Ukuran File (320kB)
PDF
Text
3. BAB II PDF.pdf
Baca PDF Ukuran File (361kB)
PDF
Text
4. BAB III PDF.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (207kB)
PDF
Text
5. BAB IV PDF.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (397kB)
PDF
Text
6. BAB V PDF.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (311kB)
PDF
Text
7. BAB VI PDF.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (254kB)
PDF
Text
8. DAFTAR PUSTAKA PDF.pdf
Baca PDF Ukuran File (363kB)
PDF
Text
9. LAMPIRAN PDF.pdf
Baca PDF Ukuran File (1MB)

Abstract

Gangguan menstruasi sering terjadi pada sebagian remaja putri. Gangguan yang sering terjadi pada remaja putri adalah gangguan siklus menstruasi. Salah satu faktor yang menyebabkan gangguan siklus menstruasi adalah aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik harian dengan gangguan siklus menstruasi pada remaja putri.
Desain penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah 141 siswi kelas VII di SMP N 2 Ponorogo dengan besar sampel sebanyak 43 responden. Dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknis pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis menggunakan Uji Chi-Square dengan signifikasi 0,05.
Hasil penelitian aktivitas fisik harian didapatkan sebagian besar 22 responden (51,2%) kategori ringan. Pada siklus menstruasi pada remaja putri sebanyak 27 responden (62,8%) tidak teratur. Analisis hubungan didapatkan p value (0,001) < α (0,05) yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti ada hubungan. Pada keeratan hubungan 0,490 dalam kategori keeratan hubungan cukup antara aktivitas fisik harian dengan gangguan siklus menstruasi.
Hasil penelitian didapatkan sebagian besar remaja putri siklus menstruasi tidak teratur hal ini dikhawatirkan menjadi komplikasi pada penyakit dan organ tubuh lainnya. Sehingga diharapkan remaja mampu untuk meningkatkan aktivitas fisik yang baik agar siklus menstruasi menjadi teratur.

Informasi Item

Item Type Thesis (Skripsi (S1))
Uncontrolled Keywords aktivitas fisik, siklus menstruasi, remaja putri.
Subjects R Medicine > RT Nursing
Date Deposited 10 Aug 2020 03:05
Last Modified 10 Aug 2020 03:05
URI https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/5429

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?