STUDI LITERATUR : PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER PADA PASIEN TB PARU DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN POLA NAFAS



BUNAINA SANTOSO, KRISNADINA (2020) STUDI LITERATUR : PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER PADA PASIEN TB PARU DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KETIDAKEFEKTIFAN POLA NAFAS. Tugas Akhir (D3) thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

[thumbnail of HALAMAN DEPAN.pdf] Text
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (913kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (744kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (592kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (815kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (674kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (7MB)

Abstract

TB paru merupakan penyakit paru disebabkan bakteri Mycobacterium
tuberculosis yang mengakibatkan gangguan sistem pernafasan. Salah satu
gejalanya adalah sesak nafas, nyeri dada, dan peningkatan respiration rate,
sehingga muncul gangguan ketidakefektifan pola nafas. Tindakan sederhana untuk
mengatasi masalah ini dengan mengatur posisi semi fowler. Tujuan dari tindakan
ini membantu memaksimalkan ekspansi paru sehingga terjadi perubahan
respiration rate dan pola nafas menjadi efektif.
Metode penulisan ini dengan mencari beberapa jurnal di Google Scholar,
didapatkan hasil penelusuran dari 3 jurnal menurut Suhadridjat dan Isnayati (2020),
dan Aneci Boki Majampoh dkk (2013) bahwa pemberian posisi semi fowler
kemiringan 30-45° membantu pengembangan paru dan mengurangi tekanan dari
abdomen pada diafragma. Sedangkan menurut Roihatul Zahroh dan Rivai Sigit
Susanto (2017), posisi orthopnea lebih efektif daripada semi fowler karena posisi
duduk dengan badan dicondongkan ke depan dianjurkan sebagai terapi intervensi
untuk meringankan sesak nafas dan meningkatkan fungsi paru, dengan hasil ratarata
penurunan sesak nafas 5 dibandingkan posisi semi fowler dengan rata-rata
penurunan sesak nafas 4. Dapat disimpulkan bahwa pemberian posisi semi fowler
dan posisi orthopnea dapat membantu menurunkan sesak nafas pada pasien TB paru
namun posisi orthopnea lebih dianjurkan untuk penurunan sesak nafas pada pasien
TB paru.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir (D3))
Uncontrolled Keywords: TB Paru, Ketidakefektifan Pola Nafas, Posisi Semi Fowler
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Health Sciences > Departement of Nursing D3
Depositing User: Library Umpo
Date Deposited: 05 Mar 2021 05:15
Last Modified: 05 Mar 2021 05:15
URI: https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/6156

Actions (login required)

View Item View Item