Detail Tugas Akhir

DETEKSI WAKTU OVULASI WANITA MENGGUNAKAN METODE SUHU BASAL TUBUH BERBASIS ANDROID

Sholihah, Nadiatus (2020) DETEKSI WAKTU OVULASI WANITA MENGGUNAKAN METODE SUHU BASAL TUBUH BERBASIS ANDROID. Skripsi (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Berkas Tugas Akhir

PDF
Text
Halaman Depan.pdf
Baca PDF Ukuran File (314kB)
PDF
Text
BAB I.pdf
Baca PDF Ukuran File (153kB)
PDF
Text
BAB II.pdf
Baca PDF Ukuran File (256kB)
PDF
Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (257kB)
PDF
Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (323kB)
PDF
Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (37kB)
PDF
Text
Daftar Pustaka.pdf
Baca PDF Ukuran File (252kB)
PDF
Text
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only
Akses terbatas: khusus pengguna terdaftar Ukuran File (374kB)

Abstract

Keberhasilan untuk hamil ditentukan oleh ovulasi. Ovulasi pada salah satu rangkaian dari siklus menstruasi yang sering disebut juga dengan nama masa subur. Menghitung waktu terjadinya ovulasi tidak hanya dapat dilihat melalui siklus menstruasi saja banyak metode penentuan kesuburan wanita, diantaranya adalah metode kalender, metode palpalasi serviks, metode kadar Lutenizing Hormone (LH), metode lendir serviks dan metode suhu basal tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan waktu ovulasi menggunakan metode suhu basal tubuh. Suhu basal tubuh adalah suhu terendah yang dicapai oleh tubuh selama istirahat atau dalam keadaan istirahat atau tidur. Pada metode ini diperlukan sebuah sistem yang dapat mengukur suhu basal tubuh seseorang dan dapat melakukan perhitungan melalui grafik yang kemudian dapat dipantau secara realtime. Pengujian metode ini dilakukan secara langsung dengan mengambil suhu basal tubuh pada seseorang setiap bangun tidur menggunakan sensor Thermistor NTC 100K yang kemudian suhunya diukur dan ditampilkan pada layar android dengan output berupa grafik. Hasil uji sistem yang ditandai dengan penurunan suhu basal tubuh dari responden 1 terjadi pada hari ke-27 dengan suhu 35,7°C dan hari ke-54 dengan suhu 35,6°C. Pada responden 2 terjadi penurunan suhu pada hari ke-20 dengan suhu 35,3°C dan hari ke-52 dengan suhu 35,5°C. Sistem dapat melakukan pembacaan suhu dengan selisih error pada resonden 1 sebesar -0.0125 dan responden 2 sebesar 0.0411

Informasi Item

Item Type Thesis (Skripsi (S1))
Uncontrolled Keywords Sistem Deteksi Waktu Ovulasi, Sensor Thermistor NTC 100K, NodeMCU, Ovulasi
Subjects T Technology > T Technology (General)
Divisions Faculty of Engineering > Department of Informatic Engineering
Date Deposited 22 Mar 2021 07:04
Last Modified 22 Mar 2021 07:04
URI https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/6287

Actions (login required)

View Item
View Item
Ada yang bisa kami bantu?