HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN USIA MENARCHE PADA SISWI SMPN 5 NGRAYUN KABUPATEN PONOROGO
Kinasih, Sekar Nicky (2026) HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN USIA MENARCHE PADA SISWI SMPN 5 NGRAYUN KABUPATEN PONOROGO. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Persetujuan Unggah Karya Nicky.pdf
Download (113kB)
HALAMAN AWAL.pdf
Download (513kB)
BAB 1.pdf
Download (164kB)
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (245kB)
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (55kB)
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (127kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (136kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (642kB)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Menarche merupakan indikator penting dalam perkembangan biologis remaja putri yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya status gizi. Ketidakseimbangan status gizi, baik dalam bentuk kekurangan maupun kelebihan, dapat memengaruhi waktu terjadinya menarche melalui mekanisme hormonal reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan usia menarche pada siswi SMPN 5 Ngrayun Kabupaten Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi yang telah mengalami menarche, dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan usia menarche diperoleh melalui kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan distribusi frekuensi, persentase, nilai rata-rata, median, dan modus pada masing-masing variabel. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji spearman rho dengan Koefisien Kontingensi (Contingency Coefficient/CC) dengan tingkat signifikansi α = 0,05 untuk mengetahui kekuatan dan arah hubungan antara status gizi dan usia menarche.
Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki status gizi normal dan mengalami menarche pada usia normal (12–13 tahun). Hasil uji statistik menunjukkan nilai koefisien kontingensi (CC) sebesar –0,372 dengan nilai signifikansi p = 0,012 (p < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara status gizi dan usia menarche. Nilai koefisien tersebut menunjukkan kekuatan hubungan dalam kategori sedang dengan arah korelasi negatif, yang mengindikasikan bahwa semakin baik status gizi responden, maka usia menarche cenderung terjadi lebih awal dalam batas fisiologis normal.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa status gizi berhubungan signifikan dengan usia menarche pada siswi SMPN 5 Ngrayun Kabupaten Ponorogo. Keseimbangan gizi yang optimal berperan dalam mendukung kematangan reproduksi yang berlangsung sesuai rentang fisiologis. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi gizi seimbang serta pemantauan IMT secara berkala di lingkungan sekolah guna mendukung kesehatan reproduksi remaja putri.
| Dosen Pembimbing: | Siti, Munawaroh and Ririn, Nasriati | 0717107001, 0704077501 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Status Gizi, Usia Menarche, Remaja Putri |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Health Sciences |
| Depositing User: | NICKY SEKAR KINASIH |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 06:41 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 06:41 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/19285 |
