PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN JUS CUCUMIS SATIVUS (MENTIMUN) DAN JUS DAUCUS CAROTA (WORTEL) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Di Prolanis Desa Gundik Wilayah Kerja Puskesmas Nailan
Marsundari, Diana Putri (2026) PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN JUS CUCUMIS SATIVUS (MENTIMUN) DAN JUS DAUCUS CAROTA (WORTEL) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI Di Prolanis Desa Gundik Wilayah Kerja Puskesmas Nailan. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO.
Surat persetujuan unggah karya.pdf
Download (94kB)
HALAMAN DEPAN.pdf
Download (878kB)
BAB I.pdf
Download (272kB)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (494kB)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (597kB)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (483kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (207kB)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAK
PERBEDAAN PENGARUH PEMBERIAN JUS CUCUMIS
SATIVUS (MENTIMUN) DAN JUS DAUCUS CAROTA
(WORTEL) TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH
PADA PENDERITA HIPERTENSI
Di Prolanis Desa Gundik Wilayah Kerja Puskesmas Nailan
Diana Putri Marsundari
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Email : dianaputrimarsundari@gmail.com
Hipertensi atau peningkatan darah merupakan kondisi kronis di mana tekanan
darah meningkat dan dapat memengaruhi siapa saja, baik yang muda maupun tua.
Intervensi yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah salah satunya
adalah jus wortel dan jus mentimun. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis
pengaruh perbedaan pemberian jus wortel dan jus mentiun terhadap penurunan
tekanan darah pada penderita hipertensi di prolanis desa gundik.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan
metode Quasi Eksperimen. Desain ini adalah Two – Group Pretest-Posttes design.
Teknik sampling penelitian ini adalah Purposive Sampling. Sebanyak 36 responden
dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 18 kelompok jus wortel dan 18 kelompok jus
mentimun.
Hasil uji analisa jus wortel sistol menunjukkan p value 0,000 < 0,05,
sedangkan diastole p value 0,004 < 0,05, yang artinya jus wortel efektif dalam
penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Untuk hasil anlisa jus mentimun
didapatkan nilai sistol p value 0,000 < 0,05 dan diastole p value 0,000 < 0,05,yang
artinya jus mentimun efektif dalam penurunan tekanan darah pada pasien
hipertensi. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p-value sistolik sebesar
0,883 > 0,05 dan diastolik sebesar 0,213 > 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa
tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemberian jus wortel dan jus
mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Secara
deskriptif, rata-rata penurunan tekanan darah sistolik lebih besar pada kelompok jus
wortel, sedangkan penurunan tekanan darah diastolik lebih besar pada kelompok
jus mentimun.
Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada perbedaan pengaruh antara jus wortel
dan jus mentimun pada pasien hipertensi di prolanis desa Gundik karena jus wortel
dan jus metimun sama bagusnya dalam penurunan tekanan darah, dilihat dari
kandungannya, kandungan wortel kalium 320 mg kandugan magnesium 12 mg, dan
untuk mentimun kandungan kalium 152 mg kandungan magnesium 11 mg. jadi jus
wortel lebih efektif dalam penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di
prolanis desa gundik.
| Dosen Pembimbing: | Sri Wahyuni, Nurul and Mawadda Rohma, Naylil and putri Marsundari, Diana | 0707017503, 0711068503, UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Hipertensi , Jus Wortel , Jus Mentimun |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Health Sciences > Departement of Nursing S1 |
| Depositing User: | Diana putri Marsundari |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 08:17 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 08:17 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/20953 |
