PENGARUH VARIASI DIAMETER PIPA PREHEATING PADA BURNER TERHADAP PERFORMA KOMPOR BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS
Aliudin, muhammad anwar (2026) PENGARUH VARIASI DIAMETER PIPA PREHEATING PADA BURNER TERHADAP PERFORMA KOMPOR BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
1 SURAT UNGGAH KARYA ILMIAH.pdf
Download (331kB)
2 HALAMAN DEPAN.pdf
Download (7MB)
3 BAB I.pdf
Download (271kB)
4 BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (621kB)
5 BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (921kB)
6 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (992kB)
7 BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (368kB)
8 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (474kB)
9 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
10 SKRIPSI FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13MB)
Abstract
Kebutuhan bahan bakar di Indonesia merupakan salah satu masalah yang cukup serius dalam kehidupan manusia di masa depan. Berbagai upaya terus di lakukan untuk menemukan bahan bakar alternatif. Salah satu bahan bakar alternatif yang sedang di teliti saat ini yaitu oli bekas sebagai bahan bakar pada kompor. Penggunaan oli bekas sebagai bahan bakar kompor masih jarang di temui di Indonesia, mayoritas masyaarkat menggunakan kompor berbahan LPG ataupun listrik. Pada penelitian ini dilakukan perancangan kompor berbahan bakar oli bekas dengan memvariasikan diameter pipa preheating dengan ukuran 9,5 mm,12,7 mm dan 15,9 mm. Hasil dari pengukuran uji efisiensi terbaik adalah kompor dengan variasi diameter pipa preheating dengan ukuran 12,7 mm
mempunyai efisiensi sebesar 55,52%, dengan menghasilkan produksi uap 6,772 kg/h dan konsumsi bahan bakar 0,819 kg/h. Untuk hasil distribusi temperatur api variasi diameter pipa preheating dengan ukuran 12,7 mm memperoleh nilai suhu tertinggi 1077 ºC dan suhu terendah 396 ºC. Untuk uji emisi gas buang yang didapatkan dari kadar CO(karbon monoksida) 1,72%, HC(hidrokarbon) 27,82 ppm, kadar CO2 (karbondioksida) 10,28%. Dapat disimpulkan diameter pipa preheating 12,7 mm mempunyai efisiensi,distribusi temperature dan emisi gas buang yang terbaik dari variasi lainnya. Pada variasi pipa 9,5 mm Diameter terlalu kecil akan membatasi suplai energi dan rendahnya produksi uap di karenakan ukuran pipa yang kecil mengakibatkan mudah tersumbat kerak oli bekas,sedangkan variasi pipa 15,9 mm diameter terlalu besar sehingga pemanasan awal bahan bakar menjadi kurang efektif akibat waktu tinggal yang lebih singkat di dalam pipa preheating mengakibatkan bahan bakar mengalir terlalu banyak sebelum terjadinya proses pemanasan didalam bagian kompor.
| Dosen Pembimbing: | Sudarno, Sudarno and Yoyok, Winardi | 05076801, 0703088603 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Kompor, Oli Bekas, Efisiensi, Distribusi Temperature, Emisi Gas Buang. |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering |
| Depositing User: | muhammad anwar aliudin |
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 06:14 |
| Last Modified: | 13 Mar 2026 06:14 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/19105 |
