PENERAPAN MIRROR THERAPY PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RUMAH SAKIT AMAL SEHAT WONOGIRI KABUPATEN WONOGIRI
Kurnianingsih, Anik (2026) PENERAPAN MIRROR THERAPY PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN MASALAH KEPERAWATAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RUMAH SAKIT AMAL SEHAT WONOGIRI KABUPATEN WONOGIRI. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
0. SURAT PERSETUJUAN UNGGAH KARYA.pdf
Download (194kB)
1. HALAMAN DEPAN.pdf
Download (1MB)
2. BAB I.pdf
Download (479kB)
3. BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (762kB)
4. BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (267kB)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (529kB)
6. BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (390kB)
7. BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (371kB)
8. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (368kB)
9. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
KIAN FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAK
Penerapan Mirror Therapy Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik
Di Rumah Sakit Amal Sehat Wonogiri
Oleh :
Anik Kurnianingsih
NIM.24650615
Stroke non hemoragik merupakan gangguan neurologis yang terjadi akibat terhambatnya aliran darah ke otak sehingga menyebabkan kerusakan jaringan otak dan berdampak pada penurunan fungsi motorik. Salah satu masalah keperawatan yang sering muncul pada pasien stroke adalah gangguan mobilitas fisik yang ditandai dengan kelemahan ekstremitas, keterbatasan rentang gerak, serta ketergantungan dalam aktivitas sehari-hari. Intervensi nonfarmakologis seperti mirror therapy dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kekuatan otot dan kemampuan gerak pasien.
Tujuan studi kasus ini adalah menerapkan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragik dengan masalah gangguan mobilitas fisik melalui pemberian latihan mirror therapy. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek studi kasus ini adalah seorang perempuan berusia 59 tahun dengan diagnosis medis stroke non hemoragik yang mengalami hemiparesis pada ekstremitas kanan.
Intervensi dukungan mobilisasi dengan teknik mirror therapy yang dilakukan secara rutin selama 5 hari dengan frekuensi 2x sehari pagi dan sore, diperoleh hasil adanya peningkatan kekuatan otot ekstremitas kanan pasien dari derajad 2 menjadi derajad 4 (0-5), kekakuan sendi berkurang, pasien mulai mampu duduk dengan bantuan minimal, dan melakukan aktivitas sederhana seperti memegang sendok.
Kesimpulan menunjukkan bahwa penerapan mirror therapy efektif dalam membantu meningkatkan kekuatan otot dan mobilitas pada pasien stroke non hemoragik. Jika pemberian latihan mirror therapy dilakukan lebih dari 5 hari akan lebih efektif sehingga dapat mengatasi masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik. Diharapkan hasil studi kasus ini dapat diterapkan serta bermanfaat bagi masyarakat luas dan pengembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu keperawatan.
Kata kunci: stroke non hemoragik, gangguan mobilitas fisik, mirror therapy.
| Dosen Pembimbing: | Sulistyo, Andarmoyo | 0715127903 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | stroke non hemoragik, gangguan mobilitas fisik, mirror therapy. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Faculty of Health Sciences > Departement of Nursing S1 |
| Depositing User: | fik . userfik |
| Date Deposited: | 15 May 2026 03:14 |
| Last Modified: | 15 May 2026 03:14 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/19406 |
