ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN PANJANG KATALIS TERHADAP PERFORMA DAN EMISI PADA MOTOR YAMAHA AEROX 155 CC
Hadiulloh, Alfyro (2026) ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN PANJANG KATALIS TERHADAP PERFORMA DAN EMISI PADA MOTOR YAMAHA AEROX 155 CC. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Surat Persetujuan Unggah Karya Ilmiah.pdf
Download (1MB)
Halaman Depan.pdf
Download (3MB)
Bab I.pdf
Download (299kB)
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (994kB)
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (957kB)
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (510kB)
Daftar Pustaka.pdf
Download (408kB)
Lampiran 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Skripsi Full Text 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9MB)
Abstract
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN PANJANG KATALIS TERHADAP PERFORMA DAN EMISI PADA MOTOR YAMAHA AEROX 155 CC
Alfyro Hadiulloh, Sudarno, Rizki Dwi Ardika
Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Ponorogo
e-mail: alfyrofyro12@gmail.com
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan panjang katalis terhadap performa dan emisi gas buang pada sepeda motor Yamaha Aerox 155 cc dengan bahan bakar Pertalite. Variasi panjang katalis yang digunakan adalah 15 mm, 30 mm, 45 mm, dan 60 mm. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan pengujian performa menggunakan dynotest dan pengujian emisi menggunakan gas analyzer. Parameter yang diamati meliputi daya, torsi, HC, CO, CO₂, dan O₂. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin panjang katalis, performa mesin cenderung menurun. Kondisi standar menghasilkan daya dan torsi tertinggi, yaitu 12,23 HP dan 21,61 Nm, sedangkan katalis 60 mm menghasilkan daya dan torsi terendah, yaitu 11,46 HP dan 21,06 Nm. Sebaliknya, emisi HC dan CO menurun, dari 438 ppm menjadi 388 ppm dan dari 0,86% menjadi 0,19%. Namun, kadar CO₂ menurun dari 11,53% menjadi 6,20% dan O₂ meningkat dari 3,64% menjadi 8,70%, yang menunjukkan kualitas pembakaran menurun akibat meningkatnya back pressure. Secara keseluruhan, penambahan panjang katalis efektif mengurangi emisi gas buang, tetapi menyebabkan penurunan performa mesin. Variasi katalis 30 mm merupakan yang paling optimal karena mampu menurunkan emisi dengan penurunan performa yang relatif kecil. Pada variasi ini, daya mencapai 12,06 HP dan torsi 21,32 Nm, sedangkan emisi HC turun menjadi 418 ppm dan CO menjadi 0,62%. Selain itu, kadar CO₂ (11,33%) dan O₂ (4,19%) masih menunjukkan proses pembakaran yang baik dibandingkan variasi 45 mm dan 60 mm.
Kata kunci: katalis, panjang katalis, performa mesin, emisi gas buang, Yamaha Aerox 155 cc.
| Dosen Pembimbing: | sudarno, sudarno and Rizki, Dwi Ardika | 0005076801, 0703019601 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | katalis, panjang katalis, performa mesin, emisi gas buang, Yamaha aerox 155 cc |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Faculty of Engineering |
| Depositing User: | Alfyro hadiulloh |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 06:37 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 04:26 |
| URI: | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/19895 |
