PERAN ORANG TUA TERHADAP EMOSI ANAK RETARDASI MENTAL Di SLB JENANGAN PONOROGO
Berkas Tugas Akhir
BAB II .pdf
Restricted to Repository staff only
BAB III HARYANTI (1).pdf
Restricted to Repository staff only
BAB IV HARYANTI (1).pdf
Restricted to Repository staff only
BAB V HARYANTI (2).pdf
Restricted to Repository staff only
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
DRAF SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only
Abstract
Haryanti. Peran Orang Tua Terhadap Emosi Anak Retardasi Mental (RM). Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing 1 Eky Okviana Armyati,S.Psi.,M.Psi., Pembimbing II Muhammad ‘Azam Muttaqin S.H., M.Pd
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui bagaimana peran orang tua dalam menghadapi emosi anak retardasi mental. (2) Mengetahui bagaimana kondisi atau tingkat emosi anak retardasi mental di lingkungan keluarga. (3) Menganalisis apakah terdapat hubungan antara peran orang tua dengan emosi anak retardasi mental.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah orang tua yang memiliki anak retardasi mental, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik sampling sesuai dengan karakteristik penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji chiskuare, dan uji korelasi menggunakan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam menghadapi emosi anak retardasi mental berada pada kategori baik. Kondisi emosi anak retardasi mental juga menunjukkan kategori cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa anak yang mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi pada situasi tertentu. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara peran orang tua dengan emosi anak retardasi mental. Semakin baik peran orang tua dalam memberikan bimbingan, pendampingan, motivasi, perhatian, serta dukungan emosional, maka semakin baik pula kemampuan anak dalam mengenali, mengendalikan, dan mengekspresikan emosinya secara tepat.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran orang tua memiliki kontribusi penting terhadap perkembangan emosi anak retardasi mental. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif orang tua dalam memberikan pengasuhan yang penuh kasih sayang, konsisten, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak agar kemampuan regulasi emosi anak dapat berkembang secara optimal.
Kata kunci: peran orang tua, emosi anak, retardasi mental, anak berkebutuhan khusus, perkembangan emosi.
Informasi Item
| Item Type | Thesis (S1) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci: peran orang tua, emosi anak, retardasi mental, anak berkebutuhan khusus, perkembangan emosi. |
| Subjects | L Education > L Education (General) L Education > LA History of education |
| Divisions | Departement of Teacher Training and Education |
| Date Deposited | 26 Oct 2026 03:19 |
| Last Modified | 26 Oct 2026 03:19 |
| URI | https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/21656 |
