ANALISIS KOMUNIKASI KRISIS HUMAS PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI PUBLIK TERKAIT PENUTUPAN TPA MRICAN TAHUN 2025



Ayu Wulandari, Septiana (2026) ANALISIS KOMUNIKASI KRISIS HUMAS PEMERINTAH KABUPATEN PONOROGO DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI PUBLIK TERKAIT PENUTUPAN TPA MRICAN TAHUN 2025. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Text (Surat Persetujuan Unggah Karya Ilmiah)
Surat persetujuan unggah karya.pdf

Download (601kB)
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (533kB)
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (460kB)
Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (393kB)
Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (236kB)
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (683kB)
Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB)
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (231kB)
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN..pdf
Restricted to Repository staff only

Download (992kB)
Text
SKRIPSI FULL TEKS.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi krisis yang telah dilakukan oleh Humas Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam membangun komunikasi publik terkait kebijakan penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mrican tahun 2025. Penutupan TPA Mrican ini merupakan kebijakan publik yang menimbulkan beragam respons dari masyarakat, dari kebijakan tersebut memunculkan adanya potensi krisis dan menurunnya kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. data diperloleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan melibatkan pihak Humas Pemerintah Kabupaten Ponorogo serta pihak-pihak yang terkait dengan proses komunikasi publik kebijakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi krisis yang dilakukan telah mengacu pada kerangka Situational Crisis Communication Theory (SCCT) meliputi instructing information, adjusting information, dan rebuild strategy. Humas menyampaikan informasi faktual mengenai kondisi overload TPA, sistem open dumping, serta peringatan dari KLHK melalui media resmi pemerintah. Pemerintah juga menyampaikan roadmap pengelolaan sampah dan edukasi publik sebagai bentuk solusi serta menyiapkan TPA baru. Namun, persepsi transparansi belum sepenuhnya merata karena sebagian masyarakat merasa informasi pada tahap awal masih kurang optimal. Komunikasi publik yang dilakukan menunjukkan kecenderungan Two-Way Asymmetrical Communication melalui interaksi di media sosial, dimana pememerintah dominan dalam mengendalikan informasi.

Dosen Pembimbing: Ayub, Dwi Anggoro and Deny, Wahyu Tricana and Wulandari, Septiana | 0725038605, 0707078204, UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: komunikasi krisis, humas pemerintah,scct,two-way asymmetrical communication,komunikasi publik, penutupan TPA, kepercayaan publik.
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Social Science and Political Science > Department of Communication Science
Depositing User: Septiana Ayu Wulandari
Date Deposited: 14 Sep 2026 03:42
Last Modified: 14 Sep 2026 03:42
URI: https://eprints.umpo.ac.id/id/eprint/20655

Actions (login required)

View Item
View Item